Gampangnya kecelakaan lalulintas – oooh gimana nih ?
Ditulis oleh myjojofan di/pada November 3, 2009
Bagi yang belum mendengar cerita kecelakaan secara mendetail, bagi yang belum melihat sendiri kejadian dan akibatnya, mungkin masih menganggap sepele resiko kecelakaan lalu lintas. Cobalah untuk lebih memahami, siapa tahu menghindarkan dari kejadian yang tidak dikehendaki itu.
CERITA 1
Pagi ini seorang bapak melapor ke radio swasta dan menceritakan sbb :
- Dia terjatuh bersama sepeda motornya, kedua kakinya lecet-lecet. Gara-garanya di belokan tersebut ada genangan air yang bercampur oli atau solar, pokoknya jadi licin sekali !
- Selain dia ada 2 pengendara sepeda motor lain juga terjatuh di sana.
- Dugaannya bahwa genangan air berasal dari mobil tangki penyemprot tanaman yang memang tiap hari rutin berkeliling menyemprot tanaman di pulau-pulau dan pinggir jalan.
- Yaa kita nggak tahu persis kenapa bercampur oli atau solar, ada pemirsa yang menduga bahwa solar berasal dari pompa air yang dipakai menyemprot mungkin ada yang bocor.
- Sempat terpikir juga bahwa mobil tangki semacam itu hampir tiap hari terlihat berhenti di tepi sungai kecil atau selokan besar, lalu menyedot air dari sana. Bisa saja ada bengkel yang membuang limbah oli, dsb ke air lalu tersedot. Bisa juga limbah minyak dari berbagai depot, restoran ?
- Disini terlihat bahwa permasalahan tidak sederhana, dibutuhkan BUDAYA HIDUP PEDULI LINGKUNGAN untuk menghindari kejadian-kejadian di atas. Tidak buang limbah semau gue, tidak comot air sembarang tempat, dst, dst.
CERITA 2
Ada sebuah bekas galian tanah yang sudah diurug, seorang ibu menceritakan bahwa ada 5 truk sempat terperosok di bekas galian tersebut. Gara-garanya tanah yang sudah diurugkan ternyata diambil oleh truk lain.
Kembali masalahnya jadi rumit, pihak penggali mungkin sudah berusaha menutup bekas galian – tapi bagaimana mengatasinya bila pihak lain semau gue mengambil tanah tanpa memikirkan dampaknya ke orang lain ?
CERITA 3
Nyaris, nyaris terjadi dua sepeda motor bergelimpangan ! Untuunggg nggak sampai kejadian.
Di sebuah jalan tiga lajur, satu lajur paling kiri untuk lurus, lajur tengah dan paling kanan untuk belok ke kanan. Semua yang lurus boleh langsung, sedang yang belok kanan harus mematuhi lampu lalulintas.
Seorang wanita bersepeda motor melaju lurus dengan tenang di jalur lurus, TAPI SEORANG PRIA BERSEPEDA MOTOR dengan cepat memotong laju si ibu dari kiri serong ke kanan memasuki lajur tengah yang dipisah marka bergaris putih tidak putus (artinya nggak boleh dong dilewati) ! Akibatnya kedua sepeda motor sempat bersenggolan, berhimpitan sampai kira-kira 10 meter dan melewati lampu lalulintas ! Untungnya nggak ada yang terjatuh !!!
CERITA 4
Di berbagai surat kabar dimuat bahwa serombongan orang naik bus bersama, lalu bus tersebut ambil lajur kanan (harusnya untuk arah berlawanan) akan menyalip sebuah mobil.
- Ternyata dari arah berlawanan melaju sebuah truk.
- Entah nggak mau mengalah atau kebingungan akhirnya bus bertabrakan muka dengan muka lawan si truk.
- Truk terpelanting dan terbalik.
- Bus kena seruduk truk sampai robek separoh !!! penumpang-penumpang di posisi itu mampus semua !
Sekali lagi dibutuhkan BUDAYA TERTIB DAN MENGHORMATI SESAMA PEMAKAI JALAN, bukan BUDAYA SEMAU GUE atau BUDAYA GUE BUTUH CEPET YANG LAIN PEDULI AMAT atau BUDAYA AAH DICOBA NYALIP SIAPA TAHU BERHASIL !
Apakah kita baru memulai bila sudah mengalami sendiri pahit getirnya celaka berlalulintas ?
Apakah kita baru memulai tertib bila sudah ada kerabat keluarga kita yang celaka ?
Bukan sekedar menghindari tidak ditilang petugas polisi, tapi lebih dari itu – apakah kita ingin tinggal di dunia yang kacau dan tidak tertib ? Siapa yang memulai ? Haruskah tunggu tetangga ? tunggu famili ?
Memang nasib manusia tidak ada yang tahu, tapi adalah satu kekonyolan bila melakukan hal-hal yang bisa “mengundang” datangnya celaka seperti di atas !
Apakah dengan perbuatan yang tidak “berkenan” kita bisa mendapat pemeliharaan dari yang Maha Kuasa ?
SETIAP DARI KITA MAMPU MEMILIH DAN BERTINDAK BAIK, TIDAK ADA YANG MENGHALANGI ! ! !
KITA MAMPU, KITA SANGGUP MELAKUKANNYA SAAT INI JUGA ! TIDAK BUTUH TUNGGU ESOK ATAU LUSA !
Selamat hidup lebih tertib, lebih berbudaya, lebih mencintai lingkungan dan sesama manusia . . .
Salam
Artikel menarik lainnya :
Serti 1 : Mahalnya dan murahnya sehat – minum air putih
Cara praktis merawat isi dompet – sumber pusing kepala kita