Myjojofan's Weblog

Semoga membuat kehidupan kita lebih bermakna

Era PDA Snapdragon 1 Ghz dengan video recording kualitas DVD – harga “damai”

Ditulis oleh myjojofan di/pada Oktober 14, 2009

Uuh akhirnya setelah ditunggu-tunggu nongol juga si “naga” ini, beberapa uji menunjukkan peningkatan kinerja sampai 3 x dari PDA 528 Mhz !. Dan hebatnya tidak dijual dengan harga “selangit”, malah ada yang lebih murah dibanding generasi lama.

Beda dengan komputer desktop atau laptop, tiap tahun pasti terjadi peningkatan processor. Untuk di  PDA selama beberapa tahun terakhir hanya merayap. Mulai dari seri Intel Xscale, Qualcomm, dll :

- Kecepatannya bertahan lama di 400 Mhz,

- Lalu ke 528 Mhz (HTC Diamond, Diamond 2, Touch Pro, Touch Pro 2, Touch HD, SE Xperia X1),

- Hanya segelintir yang 624 Mhz (termasuk Iphone 3G, Samsung Omnia i900, Blackberry Storm).

Spesifikasi memang tidak harus “paling top”, tapi seharusnya “layak”. Pada spesifikasi lama sejumlah fitur PDA yang “setengah jadi” padahal para hape sudah bisa melakukannya lebih mantap, antara lain :

  1. Video recording jarang yang bisa mencapai resolusi “layak” 640 x 480, hanya bisa 320 x 240 hingga tidak halus bila di tonton di layar komputer atau di TV (via VCD player). Tercatat dari puluhan model PDA hanya segelintir yang memiliki resolusi 640 x 480 itupun munculnya baru akhir 2008 :  Xperia X1, Omnia. Lalu vacuum lama baru di kuartal III 2009 muncul lagi Touch Pro 2 (TP2), Iphone 3 GS.
  2. Kalaupun sudah 640 x 480, ternyata di TP2 dan Omnia frame rate nya hanya 15 fps (15 frame per-second) dimana gerakan terlihat patah-patah; beda sekali dengan hasil rekam Nokia 5800, N95, E90 dan sejumlah seri N8x dimana mereka memakai processor TI OMAP yang < 400 Mhz !
  3. Kalaupun frame rate bisa 30 fps seperti Xperia X1 ternyata kompresi rekamnya hanya < 1ooo kbps jauh dibawah yang TI OMAP; akibatnya gambar tidak bisa tajam / halus, sering muncul “artifact” yaitu sedikit kotak-kotak kecil dan suaranya juga nggak bisa jernih dan lantang.
  4. Yang menambah runyam adalah naiknya resolusi layar (yaitu tampilnya gambar di layar – bukan resolusi rekam) dari 320 x 240 menjadi sampai 800 x 480, jumlah titik gambar (pixel) layar meningkat berlipat-lipat menjadi beban ekstra bagi processor dalam menampilkan gambar dan fungsi lainnya. Salah satu kejadian adalah Samsung OmniaHD yang menghasilkan video recording Hi-def (resolusi 1280 x 720) tapi bersuara 8 kbps, sampai diprotes oleh banyak penggemar.
  5. Dengan resolusi layar lebih tinggi, untuk memutar film atau hasil rekam tentunya juga butuh kecepatan yang lebih tinggi.
  6. Saat memakai internet untuk browsing, pemetaan – apalagi dengan adanya animasi, multi frame di web page atau saat zooming in / out – semuanya membutuhkan processor handal. Dengan processor tinggi maka akan semakin mirip dengan browsing di komputer – bukan versi scale-down terus !
  7. Belum lagi kalau nanti dikembangkan aplikasi atau games yang memanfaatkan interaksi modern seperti touch screen, accelerometer, microphone, 3D efect, dsb – waah semua butuh kinerja !

Beberapa model “penerus” (bakal launching akhir 2009) juga masih berkutat di kecepatan 528 – 624 Mhz seperti Xperia X2, HTC Touch 2, Iphone 3 GS, HTC Imagio, dll. Memang sih produsen perlu membuat produk “fitur kelas berat”, “fitur kelas ringan”,  dll untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pelanggan.  Problemnya adalah jangan sampai “harga kelas berat” dapatnya “fitur kelas ringan / sedang”. Buktinya lihat saja di beberapa model generasi baru di bawah !

Nah processor generasi baru seperti Samsung 800 Mhz, Snapdragon 1 Ghz, disusul nantinya nVidia dan lainnya tampaknya sedikit bicara banyak bekerja. Sehingga muncul :

  1. Samsung Omnia 2, 800 Mhz, layar 3.7″ AMOLED, dengan video recording 720 x 480 @ 30 fps !. Yang membuat gembira ternyata teknologi baru ini tidak dijual dengan harga selangit, bahkan jauh lebih murah dari model 528 Mhz !
  2. Acer S200 neo Touch (alias Acer F1), Snapdragon 1 Ghz dengan layar 3.8″, video recording 640 x 480 @ 30 fps; harganya sekitar GBP 350, padahal HTC Touch HD 528 Mhz berlayar 3.8″ dulunya GBP 500.
  3. Ini masih akan disusul dengan Omnia Pro B7610, HTC Touch HD2 (Leo) dan mungkin banyak lagi. Baru saja diperkirakan akhir tahun akan muncul 30 model PDA baru !
  4. Ini artikel WMpoweruser yang membahas perbandingan kinerja Snapdragon diadu dengan “golongan tua” .

Mobile device termasuk PDA bukan lagi sekedar pengganti buku notes, tapi sudah begitu banyak fungsi yang bisa dilakukan – semoga dengan peningkatan kinerja (setelah ditunggu bertahun-tahun) juga membuat pemakainya bisa mendapat kenyamanan dan produktifitas baru. Apalagi dengan tren harga “krismon”.

Salam

MYJOJOFAN HOME

Selamat datang PDA generasi 2009 – bukan cuma perubahan kosmetik

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>